Seafood yang dapat Menyebabkan Keracunan dan Cara Mengatasinya

53 views 5:36 am 0 Comments August 20, 2022
Seafood yang dapat Menyebabkan Keracunan dan Cara Mengatasinya

Tentang Seafood

Makanan laut atau seafood tentu sudah tidak asing di telinga masyarakat . Seafood merupakan makanan yang menggunakan bahan dasar ikan laut ,kepiting,udang,lobster,cumi-cumi, dan binatang laut lainnya  yang umum digunakan sebagai bahan membuat olahan makanan laut. Seafood diolah dengan beraneka ragam teknik pengolahan dan bumbu yang pastinya sangat lezat rasanya dan memiliki banyak manfaat. Seafood sudah dimanfaatkan oleh orang Mesir kuno untuk dijadikan bahan makanan yang lezat sekaligus sumber protein.

Sebenarnya mengapa seafood dapat menyebabkan keracunan

Banyak foodies,youtuber,bahkan food blogger menjadikan seafood sebagai konten untuk di unggah dan direview di media sosial atau laman youtube. Sampai sekarang pun seafood masih digemari sebagian orang,tetapi bagi orang yang memiliki alergi terhadap seafood tentu makanan ini wajib dihindari .

Saat dimasak seafood mengeluarkan bau yang harum dan rasanya gurih ,jadi tak heran makanan yang satu ini sangat nikmat dan banyak penggemarnya. Tetapi sangat disayangkan ,ada beberapa jenis seafood terutama jenis hewan laut yang tubuhnya lunak dan ditutupi cangkang  bisa menyebabkan kita keracunan. Jenis shellfish sebenarnya memiliki banyak  bakteri dan racun ,hal ini disebabkan karena kondisi air. Namun, jika dimasak dengan teknik dan proses yang tepat bakteri dan racun tersebut akan mati.

Sebelum kita mengolah dan memakan seafood, kita perlu mengetahui dan memahami apa saja jenis makanan laut yang bisa menyebabkan keracunan. Berikut adalah beberapa jenis makanan laut yang dapat menyebabkan keracunan jika tidak diolah dengan cara yang benar dan tepat.

1. Kepiting

Kepiting termasuk ke dalam binatang spesies krustasea yaitu berkaki sepuluh. Kepiting mempunyai cangkang yang sangat keras untuk melindungi tubuh kepiting dan sepasang capit.  Ada bagian tubuh kepiting yang harus dibuang agar tidak keracunan, yaitu : lambung kepiting yang terletak di cangkang punggung, usus kepiting yang bentuknya seperti benang hitam, hati kepiting yang disebut papan segi enam, dan insang kepiting.

2. Kerang

Kerang termasuk ke dalam binatang air bertubuh lunak (moluska). Banyak sekali jenis kerang yang kerap dikonsumsi, seperti kerang hijau, kerang darah, dll. Dilansir dari dokter.id, kerang dapat  menyebabkan keracunan. Keracunan ini disebabkan karena mengkonsumsi kerang yang terkontaminasi yang mengandung asam okadat dan racun lainnya .

3. Udang

Udang bisa saja menyebabkan orang yang mengonsumsinya keracunan. Hal ini disebabkan karena tempat tinggal udang laut berada diperairan yang penuh dengan polutan. Selain itu ,udang juga dikenal memiliki banyak  kandungan racun ,parasit,virus,dan bakteri seperti bakteri V. Cholerae.

Banyak kasus keracunan seafood di seluruh dunia termasuk Indonesia karena kesalahan dan kurang tepatnya teknik  dalam mengolah seafood. Keracunan akibat seafood terkadang datang secara tiba-tiba seperti halnya keracunan makanan lainnya. Biasanya keracunan terjadi sekitar 2 sampai 3 jam setelah kita mengkonsumsi makanan laut tersebut.

Gejala keracunan, cara perawatan, dan cara pengobatan

Gejala yang timbul ketika kita keracunan seafood adalah perut terasa mual, muntah-muntah berbau anyir, buang air besar yang encer ,tubuh sedikit berbintik merah dan gatal, dan perut kram .

Cara Perawatan orang yang keracunan seafood adalah dengan memberikan orang yang keracunan air teh kental yang diberi sedikit gula atau bisa juga dengan membaluri seluruh badan dengan minyak kayu putih atau kompres perutnya dengan menggunakan air hangat.

Cara Pengobatannya adalah dengan meminum air kelapa hijau sesegera mungkin. Lalu parut bawang putih kira kira setengah sendok makan, tambahkan teh jinten halus dan madu asli, kemudian minum. Jika belum kunjung sembuh langsung pergi ke dokter dan minum obat sesuai anjuran dari dokter.

 

Tags: , ,